PostgreSQL : Pengenalan, Instalasi dan Operasi Dasar

Pengenalan, Instalasi dan Operasi Dasar PostgreSQL - Database merupakan proses penyimpanan beragam informasi untuk diolah sedemikian rupa agar mudah untuk dipergunakan kembali. Suatu software basis data merupakan software yang digunakan untuk menyimpan dan memungkinkan data yang telah disimpan untuk diakses dengan perintah-perintah tertentu. Software basis data sering dikenal dengan sebutan DBMS (Database Management System). Perintah-perintah yang digunakan untuk mengelola basis data mempunyai standar yang disebut dengan SQL (Structured Query Language). Standar ini dibuat oleh suatu badan yang berwenang (ANSI) sehingga sering disebut juga dengan istilah ANSI SQL. Saat ini standar SQL yang diacu kebanyakan software adalah SQL92 dan SQL99. Pada umumnya, data yang tersimpan merupakan data relasional (data yang saling terhubung). Proses untuk merancang suatu basis data disebut dengan istilah normalisasi. Pada dasarnya, suatu basis data terdiri atas berbagai tabel yang saling terhubung.

Tabel merupakan tempat data disimpan. Tabel itu sendiri terdiri atas data rinci untuk suatu  entitas dan  terdiri  atas  row dan  column  (pada  software non-SQL dan  software basis data tertentu sering disebut record dan field).Tabel itu sendiri jika digambarkan merupakan suatu baris serta kolom sebagai berikut:
Mhs_no Mhs_nama Mhs_tgl lahir Mhs_alamat
12650112 Zahra 31 Okt 1993 Ponorogo
12650117 Ulya 17 Des 1994 Ponorogo
12650060 Halima 16 Juli 1992 Lamongan
Pengguna system basis data bisa melakukan berbagai operasi, antara lain :

  • Menambahkan file baru ke system basis data
  • Mengosongkan berkas
  • Menyisipkan data ke suatu berkas
  • Mengambil data yang ada pada suatu berkas
  • Mengubah data pada suatu berkas
  • Menghapus data pada suatu berkas
  • Menyajikan suatu informasi yang diambil dari sejumlah berkas

Pemakai dapat melakukan berbagai hal di dalam sistem basis data seperti manipulasi data dan operasi file, dimulai dari memuat file baru ke dalam basis data, memasukkan data, mengambil data, dan lain-lain sebagainya. Bagi pengguna, sistem yang terdistribusi harus dirasakan sebagai sistem yang non terdistribusi. Atau dengan kata lain,bahwa pengguna pada sistem yang terdistribusi harus berperilaku seperti halnya pengguna pada sistem yang tidak terdistribusi. Semua permasalahan yang ada pada sistem terdistribusi harus dipecahkan secara internal, bukan permasalahan eksternal atau tingkat pengguna yang didalam operasi terhadap basisdata menggunakan bahasa manipulasi data (DML) seperti SELECT, INSERT, UPDATE, dan DELETE, yang secara logikal haruslah tidak berubah. Mungkin bahasa definisi (DDL) mengalami beberapa perkembangan, misalnya saja bila suatu tabel dibuat di site A, maka pembuat dapat menentukan misalnya datanya disimpan di site B. Kita namakan prinsip tersebut

Sebagai “Kaidah Nol” dari sistem terdistribusi. Prinsip-prinsip dasar dari basis data terdistribusi adalah suatu halsangat penting agar dapat dibedakan antara basis data terdistribusi dengan apa yang disebut akses data secata remote (yang kadang-kadang disebut sistem pengolahan terdistribusi atau sistem jaringan) pada sistem ini user dapat beroperasi pada data yang letaknya berjauhan atau bahkan pada data di beberapa site secara simultan.

Proses Instalasi

  1. Download PostgreSQL release terbaru disini
  2. Khusus di linux, Simpan hasil file PostgreSQL hasil download pada folder/direktori Documents.
  3. Kelas Informatika - Hasil Download PostgreSQL
    Untuk menjalankannya bukalah Terminal : Accessories > Terminal. Masuklah dengan user root lalu masuk ke direktori tempat menyimpan file PostgreSQL dalam hal ini adalah direktori Documents. Ketikkan perintah seperti di bawah ini. 
    #cd Documents 

    Lihat isi direktori Documents dengan mengetikkan perintah ls.
     
    #ls

    Kelas Informatika - Lihat Isi Direktori

    Instal PostgreSQL dengan mengetikkan perintah seperti di bawah ini. # ./postgresql-8.4.6-1-linux.bin 
  1. Berikut ini merupakan tampilan awal ketika installer dijalankan, lalu klik Next >
  2. Kelas Informatika - Installer PostgreSQL

  3. Pilih lokasi instalasi, defaultnya adalah C:\Program Files\PostgreSQL\8.4, lalu klik Next >.
  4. Kelas Informatika - Pilih Lokasi Instal PostgreSQL
  5. Pilih lokasi penyimpanan data, defaultnya adalah C:\ProgramFiles\PostgreSQL\8.4\data, lalu klik Next >.
  6. Kelas Informatika - Pilih Lokasi Penyimpanan Data PostgreSQL
  7. Isikan password, lalu klik Next >
  8. Kelas Informatika - Masukkan Password PostgreSQL
  9. Password tersebut wajib diisi, jika tidak akan muncul pesan kesalahan. 
  10. Isikan nomor port yang digunakan untuk komunikasi dengan server, defaultnya adalah port 5432, lalu klik Next >
  11. Kelas Informatika - Nomor Port PostgreSQL
  12. Pilih locale sesuai defaultnya, centang pl/pgsql untuk menginstal prosedural language (procedure, function, dan trigger), lalu klik Next >.
  13. Kelas Informatika - Locale PostgreSQL
  14. Klik Next > untuk memulai proses instalasi.
  15. Kelas Informatika - Memulai Instal PostgreSQL
  16. Tunggu hingga proses instalasi selesai.
  17. Kelas Informatika - Proses Instalasi PostgreSQL
  18. Hilangkan tanda centang pada ‘Launch Stack Builder’ karena belum diperlukan, lalu klik Finish untuk mengakhiri instalasi.
  19. Kelas Informatika - Instalasi PostgreSQL Selesai

Secara umum PostgreSQL menyediakan dua interface, yaitu pgAdmin III sebagai Graphical User Interface (GUI) dan SQL Shell (psql) sebagai Command Line Interface (CLI). Untuk menggunakan perintah dasar database kita bisa menggunakan keduanya, seperti membuat atau menghapus database dan query buffer. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut :

Apabila melalui promt psql sebelumnya kita perlu login terlebih dahulu : 

  1. Berikut ini tampilan awal psql. Tekan Enter jika servernya adalah “localhost”.
  2. Kelas Informatika - Tampilan Awal PostgreSQL
  3. Isikan nama database, sebagai contoh disini akan membuat database ‘template1’, lalu tekan Enter
  4. Kelas Informatika - Isi Nama Database PostgreSQL
  5. Tekan Enter jika nomor port-nya 5432
  6. Kelas Informatika - Isi Nomor Port PostgreSQL
  7. Tekan Enter isi username-nya postgres, lalu tekan Enter
  8. Kelas Informatika - Username PostgreSQL
  9. Isikan password seperti yang telah diisikan pada saat instalasi, lalu tekan Enter
  10. Kelas Informatika - Password PostgreSQL
  11. Membuat database db_akademik
  12. Berikut query untuk membuat database baru  :  
    Template1=# CREATE DATABASE DB_AKADEMIK;  CREATE DATABASE   Template1=#  
    Gunakan \c nama database untuk coneksi ke database :  
    Template1=# \c DB_AKADEMIK  
    DB_AKADEMIK=# 

    Kelas Informatika - Membuat Database PostgreSQL
  13. Untuk melihat database ketik \l
  14. Kelas Informatika - Melihat Database PostgreSQL
  15. Untuk melihat list darisemua database bisa menggunakan command “\l”
*Perlu diingat nama database tidak bisa diisi dengan angka saja


Membuat Database pada PgAdmin III

Beberapa langkah untuk membuat database pada PgAdmin III adalah sebagai berikut :
  1. Pada explore database klik kanan, pilih New Database
  2. Kelas Informatika - Membuat Database PgAdmin III PostgreSQL
  3. Kemudian masukkan parameter yang diperlukan seperti nama database, pemilik maupun privileges.
  4. Kelas Informatika - Form Membuat Database Baru PgAdmin III PostgreSQL
  5. Selanjutnya untuk membuat tabel baru,  klik kanan pada Table > Pilih New Table
  6. Kelas Informatika - Membuat Tabel PgAdmin III PostgreSQL
  7. Untuk membuat kolom baru, isi parameter yang dibutuhkan seperti nama kolom, tipe data, panjang karakter, dsb.
  8. Kelas Informatika - Membuat Kolom Tabel PgAdmin III PostgreSQL

Menghapus Database

Query untuk menghapus database syntax-nya adalah
DROP DATABASE nama database;

Jika proses tersebut berhasil akan meunculkan pesan "DROP DATABASE", yang artinya database tersebut telah berhasil dihapus. Contoh jika database sukses dihapus :
mahasiswa=#  DROP DATABASE DOSEN;DROP DATABASE

Kelas Informatika - Menghapus Database PostgreSQL

Sedangkan untuk menghapus database di PgAdmin III, caranya adalah dengan klik kanan pada database yang ingin dihapus, lalu pilih Delete/Drop
Kelas Informatika - Menghapus Database PgAdmin III PostgreSQL

Membuat User

Query untuk membuat user adalah
CREATE USER (nama user) with (role user) password ‘(passwordmu)’

Apabila muncul pesan "CREATE ROLE" hal ini berarti akun user telah berhasil dibuat. Contoh jika sukses membuat user
template1=# CREATE USER sofi_dwi_purwanto with password ‘sdp’;CREATE ROLE

Kelas Informatika - Membuat User PostgreSQL
Untuk melihat list user bisa menggunakan command “\du”
*Perlu diingat nama user tidak bisa diisi dengan angka saja


Query Waktu

Query waktu dibedakan menjadi 3 macam, yakni :
Query Fungsi
select current_date; Menampilkan Tanggal
select current_time; Menampilkan Waktu
select current_timestamp; Menampilkan Waktu Beserta Tanggal


Kelas Informatika - Query Waktu PostgreSQL

Query Buffer

Query buffer memiliki fungsi yang sama seperti saat kita menulis perintah pada Dos promt di sistem operasi Windows. Namun dalam psql terdapat “;” untuk mengakhiri eksekusi, “\p” untuk menampilkan query buffer dan “r” untuk menghapus query buffer. Sedangkan cara penulisannya bisa langsung dalam satu baris untuk satu perintah. 

Selain cara tersebut kita juga bisa menuliskan perintah operasi dalam beberapa baris. Sebagai contoh disini saya telah menuliskan salah satu operasi matematika, yaitu perkalian 3*9.
Kelas Informatika - Query Buffer PostgreSQL

Sekian tulisan kali ini yang membahas tentang Pengenalan, Instalasi dan Operasi Dasar PostgreSQL. Kunjungi selalu blog kami dan ikuti fanspage Kelas Informatika untuk selalu update pengetahuan seputar teknologi informasi dan multimedia. Salam 😊

Belum ada Komentar untuk "PostgreSQL : Pengenalan, Instalasi dan Operasi Dasar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel